SINTAKSIS
A. Pengertian Sintaksis
Dalam linguistic, Sintaksis itu berasal dari bahasa
yunani kuno: ouvsyn “bersama”, dan taxsi “pengaturan” adalah ilmu yang membahas
tentang prinsip dan peraturan untuk membuat kalimat dalam bahasa alami. Selain aturan ini, kata sintaksis juga
digunakan untuk merujuk langsung pada peraturan dan prinsip mencakup struktur
kalimat dalam bahasa apapun, dalam sintaksis ini terdapat kaidah-kaidah yang
mengatur bagaimana kata-kata digabungkan guna membentuk kalimat dalam suatu
bahasa.
Sintasis
ini dapat dikatakan tata bahasa yang membahas hubungan antarkata dalam tuturan
salah satu Bagian atau cabang dari ilmu
bahasa yang membicarakan seluk beluk wacana, kalimat, klausa, dan frase.
B. Frase
Satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang
tidak melampaui batas fungsi unsur klausa.
Misalnya : Kemarin pagi, akan
datang
Berdasarkan kesetaraan
distribusi unsur-unsurnya, frase dibagi 2 jenis:
1.
Frase
Endosentrik, yaitu frase yang mempunyai distribusi yang sama dengan unsurnya .
frase endosentrik dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
a.
Frase Endosentrik
Koordinatif, yaitu frase yang
unsur-unsurnya setara dalam kalimat dapat dihubungkan dengan kata dan, atau.”
Misalnya :
- batuk pilek batuk pilek
- pro
kontra pro kontra
-
kakek nenek kakek nenek
-
pulang pergi
b.
Frase Endosentrik
atributif, yaitu frase yang unsur-unsurnya tidak setara sehingga tak dapat
disisipkan kata penghubung dan, atau.
Misalnya : - perdagangan bebas perdagangan bebas
- buku pelajaran buku
pelajaran
- gangguan internal
gangguan internal
- sedang melamun sedang
melamun
- tanah ini tanah ini
- begitu gembira
c.
Frase Endosentrik
Apositif, yaitu frase yang unsurnya bisa saling menggantikan dalam kalimat tapi
tak dapat dihubungkan dengan kata dan, atau.
Misalnya : - Fadli,
anak pak Darto sedang belajar.
- Rudi, temanku, menjadi
juara satu.
- Yogya, kota pelajar,
pernah menjadi ibukota Republik Indonesia.
- Bung Karno, presiden
pertama RI, dimakamkan di Blitar.
2.
Frase
Eksosentrik, yaitu frase yang
mempunyai distribusi (penyebaran)
yang tidak sama dengan
unsurnya. Dalam bahasa
yang sederhana frase eksosentris adalah
frase yang tidak
mempunyai inti frasa.
Frasa ini mempunyai ciri selalu
diawali kata depan dan kata sambung.
Misalnya : di halaman, pada ibunya, ke perpustakaan
C.
Frase ditinjau dari segi persamaan distribusi dengan
golongan atau kategori kata
1)
Frase verbal,
Yaitu Satuan bahasa yang terbentuk dari 2
kata atau lebih dengan verba(kerja) sebagai intinya dan tidak merupakan klausa
(berpotensi menjadi kalimat.
Misalnya : akan belajar, sedang membaca
2)
Frase nominal,
Yaitu Satuan
bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih dengan nominal atau benda sebagai
intinya dan tidak merupakan klausa.
Misalnya : gedung sekolah, keadilan
sosial
3)
Frase Adjektiva,
Yaitu Satuan bahasa yang terbentuk dari 2
kata atau lebih dengan adjektiva atau sifat sebagai intinya dan tidak merupakan
klausa.
Misalnya : sangat besar, panjang sekali
4)
Frase Pronomina,
Yaitu Satuan
bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih dengan pronominal (kata yang
mengganti orang) dan hanya menduduki satu fungsi dalam kalimat.
Misalnya : - Saya sendiri akan pergi ke pasar.
-
Kami sekalian akan
berkunjung ke Derawan.
5)
Frase Numeralia,
Yaitu dua kata atau lebih yang hanya menduduki satu
fungsi dalam kalimat namun satuan gramatik
itu intinya pada numeralia.
Misalnya : -
Kambing
itu dua ekor.
- Kambing itu dua
Sumber :
Rusmaji, Oscar. 1999. Aspek-aspek sintaksis Bahasa Indonesia.Malang:
IKIP Malang.
Busri, Hasan. 2003. Sintaksis Bahasa Indonesia. Malang: FKIP Universitas
Islam Malang.
Cetak Rekor
Nasional, Raih Mendali
Satu
Mendali Emas, Lima Medali Perak, Dan Empat Mendali Perunggu
(Kamis, 27 April 2017)
Tarakan – lagi-lagi angel
gabriella yus, atlet provinsi kaltara kembali terancam pada rengking nasional
untuk cabang olaraga renang. Hasil
tersebut diperoleh dari kejuaran
tingkat nasional yang dilaksanakan dipalembang, kejuraan ini juga menjadi salah
sat tolak ukur pembentukan skuat timans renang SEA games 2017 yang akan datang.
Kejuaran tingkat nasional yang
dilaksanakan dikolam renang jakabring Aquatic dihadiri oleh 1.000 peserta dari berbagai provinsi
indonesia. Pasalnya ajang ini merupakan ajang bergengsi bagi para atlet renng diindonesia, selain
menjadi proyeksi di SEA games 2017, ajang nasional ini menjadi bahan evaluasi
setiap pengurus provinsi PRSI melihat kemampuan atletnya menjelang Pra PON
papua dan PON papua 2020.
Angel kembali tercatat pada
rengking satu nasional dikelas kebangganya yakni gaya kupu-kupu 50 meter dengan
torehan waktu 00.28.45 dan rekor sebelumnya 00.28.71. Hal ini dibenarkan oleh sang
ayah yang juga menjabat ketua umum PRSI Kalimantan Utara Yonatan Yus, dalam
proses latihan angel sengaja digenjot untuk mendapatkan waktu tercepat.
“puji tuhan Angel membawa pulang medali dan memecahkan rekor dengan
catatn waktu tercepat, hasil ini sebenarnya sudah mencapai target dikarenakan
kejuaraan ini merupakan proyeksi menuju SEA Games 2017 sehingga kita harus
membawa perwaakilan kalimantan utara membela indonesiaa,” jelas Yonatan yang
juga menjabat anggota DPRD Kota Tarakan kepada Radar Tarakan.
Keterangan :
1.
Frasa verb contohnya : olaraga
renang,
2.
Frase Adjektiva, contohnya : kejuaran
3.
Frase
Pronomina, contohnya : para atlet
4.
Frase Numeralia, contohnya : 1.000 peserta
5.
Frase Nominal, Contohnya : medali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar